Rabu, 18 November 2015

Makanan Lampung Timur

Makanan Khas Lampung - Jika kamu berkunjung ke Lampung, kamu  bisa berwisata
budaya di berbagai Kampung Tua di Sukau, Liwa, Kembahang, Batu Brak, Kenali, 
Ranau dan Krui di Lampung Barat. Selain berwisata budaya, kamu pun bisa 
mengunjungi beragam festival yang ada di provinsi ini, seperti Festival Sekura di Lampung
Barat yang biasanya diadakan seminggu setelah Idul Fitri,Festival Karakatau di kota
Bandar Lampung, Festival Teluk Stabas di Lampung Barat dan Festival Way Kambas 
di Lampung Timur loh!!!!!

Masyarakat Lampung adalah masyarakat yang gemar berkumpul dan bersilaturahmi,
baik antar keluarga maupun antartetangga. Secara kultural, Lampung memiliki dua
masyarakat adat,yakni Lampung Sai Batin dan Lampung Pepadun. Keduanya sama-sama
memiliki kebiasaan berkumpul. Mereka berkumpul di acara pernikahan, acara adat,
atau acara keagamaan. Saat berkumpul, diperlukan makanan yang bisa dinikmati
bersama-sama. 

Berikut macam-macam makanan nya

Seruit

Seruit adalah makanan yang bisa dinikmati bersama-sama, saat masyarakat Lampung
berkumpul dalam acara pernikahan, acara adat, atau acara keagamaan. Bagi Lampung
Pepadun, seruit adalah makanan pokok. Namun, kebiasaan makan seruit tidak dimiliki oleh
semua masyarakat adat. Hanya dilakukan secara turun termurun bagi beberapa
masyarakat.   
  

Seruit merupakan masakan ikan yang digoreng atau dibakar dan dicampur sambal terasi,
tempoyak, atau mangga. Jenis ikan adalah ikan sungai besar, seperti belide, baung, layis,
dan lain-lain, serta ditambah lalapan. 

Di Lampung, salah satu rumah makan yang menyediakan menu seruit adalah Rumah Makan
Mancung, yang terletak di Jalan Pekalongan,lampung timur. Rumah makan milik Rusdi ini
adalah rumah makan yang berdiri pada Januari 2010. Karena di Lampung sangat jarang
rumah makan yang menjual makanan khas Lampung, Rusdi pun berusaha untuk
memulainya.Ia ingin melestarikan tradisi makan seruit. 

Untuk membuat seruit, ada beberapa tahap yang harus dilakukan. Pertama, ikan yang
sudah disediakan terlebih dahulu dibumbui dengan bumbu yang sudah dihaluskan.
Bumbunya berupa bawang putih, garam, kunyit, dan jahe. Setelah itu, ikan pun dibakar selama
sepuluh menit. Saat sudah setengah matang, ikan diolesi dengan kecap manis dan campuran
bumbu dari bawang putih, garam, dan ketumbar. Sementara, sambal untuk campuran seruit
adalah cabai merah, cabai kecil, garam, micin, rampai, dan terasi baker. Bahan sambal ini lalu
ditumbuk hingga halus.

Setelah semua selesai, seruit siap disantap dengan nasi panas dengan tambahan tempoyak
dan lalapan seperti daun kemangi, terong bakar, jambu monyet, dan jengkol. 

Tempoyak

Tempoyak adalah masakan yang berasal dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak
dikenal di Indonesia (terutama di Sumatera dan Kalimantan), serta Malaysia. Adonan
tempoyak dibuat dengan cara menyiapkan daging durian yang tidak terlalu banyak
mengandung gas dan air. Durian yang dipilih diusahakan agar yang sudah masak benar.
Kemudian daging durian dipisahkan dari bijinya, setelah itu diberi garam sedikit. Setelah
selesai, lalu ditambah dengan cabe rawit yang bisa mempercepat proses fermentasi.
Setelah selesai,adonan disimpan dalam tempat yang tertutup rapat. Diusahakan untuk
disimpan dalam suhu ruangan. Kamu juga bisa memasukkan adonan ke dalam kulkas bukan
freezer-nya), namun fermentasi akan berjalan lebih lambat.

Tempoyak yang berumur 3 samapai 5 hari cocok bisa untuk dibuat sambal karena sudah
asam, namun masih ada rasa manisnya. Sambal tempoyak biasanya dipadukan dengan ikan
teri, ikan mas, ikan mujair, ataupun ikan-ikan lainnya.
Untuk membuat sambar sambal dari olahan tempoyak, pertama campurkan tempoyak
(seperlunya) dengan bawang putih, bawang merah, dan cabe yang telah dihaluskan atau
dipotong kecil-kecil. Tambahkan sedikit gula sebagai pengganti penyedap rasa. Goreng
sekitar 2 sampai 3 menit dengan minyak goreng secukupnya, untuk melayukan bahan-bahan
tersebut.Setelah layu, tempoyak siap dihidangkan hangat-hangat.

Resep lain untuk membuat sambal dari olahan

tempoyak 

Bahan : 

200 gram daging duren, diamkan dalam stoples selama 4 hari 
5 butir bawang merah 
2 cm kunyit 
2 cm lengkuas 
1 tangkai serai, dimemarkan 
250 gram udang, kerat punggungnya 
500 ml santan 
1/2 sendok teh garam 
1/4 sendok teh gula 

Cara membuat tempoyak 

Haluskan bawang merah, kunyit, dan lengkuas lalu aduk dengan bahan lainnya 
Didihkan sampai matang 

Sambal Lampung

Sambal dari salah satu daerah di Sumatera ini memang sangat terkenal karena rasanya
yang super pedas. Sambal ini dikemas dalam botol-botol kaca kecil sehingga sangat praktis. 

Sambal Lampung merupakan salah satu oleh-oleh yang seringkali diburu. Sambal botolan ini
populer karena rasanya yang sangat pedas di lidah sehingga menciptakan sensasi tersendiri.

Sambal ini diracik dari bahan-bahan sederhana, seperti ulekan kasar cabai rawit merah
bawang putih, lalu diberi garam dan cuka. Selain enak dinikmati bersama lauk-pauk, sambal ini
juga enak dibubuhkan untuk menikmati bakso, nasi goreng, dan bumbu telur dadar. Rasa
bawang yang menonjol serta sensasi cabai yang pedas menjadi ciri khas sambal ini. 

Keripik Pisang

Kripik pisang adalah produk makanan ringan dibuat dari irisan buah pisang yang digoreng.
Pengolahan kripik pisang terdiri dari beberapa kegiatan, meliputi penyiapan bahan baku,
penyiapan peralatan dan kemasan, pengupasan dan pengirisan, pencucian dan perendaman,
penggorengan, penirisan, pemberian bumbu pada kripik pisang, pengemasan dan pelabelan,
serta penyimpanan kripik pisang. 

Kemplang

Kemplang adalah kerupuk khas dari lampung, sumatera selatan, dan sekitarnya. Kerupuk ini
cukup istimewa karena tidak digoreng dengan minyak melainkan di panggang, sehingga tidak
mengandung minyak goreng. Biasanya kemplang dimakan dengan cocolan sambal atau juga
dengan cuka.

Pindang

Pindang biasanya disuguhkan dalam mangkuk berukuran sedang dengan kuah hangat
berwarna kuning. Uniknya, Pindang Lampung terasa asam gurih, seperti Tom Yam dari Thailand.
Arom kuahnya pun lebih harum berkat daun kemangi yang dicampur di dalam kuahnya. 

Gulai Taboh

Gulai Taboh adalah kuliner khas Lampung yang juga dapat diartikan sebagai gulai santan. Gulai
ini biasanya berisi khattak atau kacang kacangan seperti kacang/khattak gelinyor, kacang
merah/khattak ngisi, kacang panjang/khattak kejung, khattak tuwoh, rebung, kentang dan lain lain.

Gabing

Gabing ialah makanan khas lampung yang terbuat dari batang kelapa muda. wah pasti
banyak nih para pembaca yang belum makan atau belum pernah dengar . ya batang kelapa
muda tersebut di potong dengan ukuran sedang setelah itu di sayur dengan kuah santan , rasa yang di berikan
oleh batang kelapa ini adalah rasa manis dan gurih apa bila di gigit, rasa yang di timbulkan ialah
rasa unik dan menarik.

Engkak

Engkak adalah kue yang berbahan dasar dominan ke telur dan mentega. Engkak dipanggang
berlapis-lapis dengan menggunakan loyang. Adapun cara membuat engkak adalah sebagai berikut: 

Bahan:
½ kg tepung ketan putih
½ kg gula pasir
10 btr telur ayam
3 gls santan dari 3 kelapa, dimasak
1 klg susu kental manis
4 sdm mentega utk melapis

Cara Membuat Engkak
• Gula dan telur dikocok sampai mengembang
• Masukkan tepung ketan
• Masukkan santan sedikit demi sedikit.
• Masukkan susu kental manis
• Loyang 20×20 dioles mentega lalu alasi dengan kertas, panggang kue dengan sistem seperti
lapis legit, 3 lapis pertama pakai api bawah lalu pindah api atas, kalau adonan sudah selesai,
lalu dibalik. 

Umbu 

Umbu ialah lalap yang terbuat dari rotan muda yang di rebus hingga lunak . Umbu cendrung 
terasa pahit seperti pare, tetapi pahit umbu ini dapat membangkitkan nafsu makan.

Itulah beberapa Makanan Khas Lampung yang Cara Makan rangkum untuk pembaca.
Selamat Menikmati